Tugas 2 cHayANk

BAB I
PENDAHULUAN
Secara filosofis, tujuan pembinaan-pemeliharaan Kesehatan adalah memelihara dan/atau meningkatkan kemandirian dalam peri kehidupan bio-psiko-sosiologisnya, yaitu secara biologis menjadi (lebih) mampu menjalani kehidupannya secara mandiri, mampu mengurus dirinya sendiri, tidak tergantung pada bantuan orang lain, secara psikologis menjadi (lebih) mampu mensyukuri segala nikmat karunia Allah baginya, sehingga tiada rasa frustrasi, tekanan batin maupun beban-beban psikologis lainnya misalanya “post power syndrome” dan secara sosiologis menjadi (lebih) mampu bersosialisasi dengan masyarakat lingkungannya sehingga senantiasa dapat menyumbangkan manfaat dari pengetahuan dan pengalaman hidupnya, bukannya menjadi beban bagi keluarga dan/atau masyarakatnya. Meningkatnya kemampuan mandiri dalam peri kehidupan bio-psiko-sosiologis ini berarti meningkatnya kualitas atau kesejahteraan hidup, yang sesuai dengan ketiga aspek Sehatnya WHO yaitu sejahtera Jasmani (kemandirian biologis), sejahtera Rohani (kemandirian psikologis) dan sejahtera Sosial (kemandirian sosiologis)! Oleh karena itu wujud kegiatan Pembinaan-pemeliharaan Kesehatan melalui olahraga kesehatan apapun, harus ditujukan kepada ketiga aspek Sehatnya WHO tersebut di atas.
Idealisnya, kegiatan untuk meningkatkan kesejahteraan jasmaniah dilakukan dengan upaya untuk meningkatkan derajat Sehat Dinamis melalui berbagai bentuk Olahraga Kesehatan. Olahraga Kesehatan adalah Olahraga untuk memelihara dan/atau untuk meningkatkan derajat Kesehatan dinamis, sehingga orang bukan saja sehat dikala diam (Sehat statis) tetapi juga sehat serta mempunyai kemampuan gerak yang memenuhi kebutuhan hidupnya (Sehat dinamis). Olahraga Kesehatan memang dapat dilakukan sendiri-sendiri, akan tetapi akan lebih semarak serta menggembirakan (aspek Rohaniah) apabila dilakukan secara berkelompok. Berkelompok merupakan rangsangan dan sarana untuk meningkatkan kesejahteraan Sosial, oleh karena masing-masing individu akan bertemu dengan banyak teman sesamanya, sedangkan suasana lapangan pada Olahraga (Kesehatan) akan sangat mencairkan kekakuan yang disebabkan oleh adanya perbedaan status sosial-ekonomi para Pelakunya. Suasana lapangan dikala melakukan olahraga, sangat meningkatkan gairah dan semangat hidup para Pelakunya! Demikianlah lingkup pembinaan Kesehatan yang sangat perlu difahami oleh semua fihak yang berkepentingan.
Pesantai adalah orang yang tidak melakukan olahraga sehingga cenderung kekurangan gerak. Sebaliknya Pelaku olahraga berat melakukan olahraga lebih dari keperluannya untuk pemeliharaan kesehatan. Demikianlah maka Pelaku Olahraga Kesehatan adalah orang yang tidak kekurangan gerak tetapi bukan pula Pelaku olahraga berat. Olahraga yang dianjurkan untuk keperluan kesehatan adalah aktivitas gerak raga yang setingkat di atas gerak raga yang biasa dilakukan untuk keperluan pelaksanaan tugas kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu setiap orang mempunyai dosis olahraganya masing-masing. Dalam hal Olahraga Kesehatan dilakukan secara berkelompok yang dipimpin seorang Instruktur, setiap Peserta harus berusaha mengikutinya sebaik mungkin sesuai dengan kemampuannya masing-masing. Hal ini diperlukan karena pada realitanya banyak orang-orang yang melakukan olahraga tetapi tidak mendapatkan manfaat dari olahraga tersebut bahkan tidak sedikit yang mengalami akibat yang fatal. Dalam olahraga diperlukan sebuah panduan yang dapat menuntun setiap gerakan dalam olahraga agar tidak terjadi kesalahan yang berakibat buruk. Dewasa ini juga terdapat beberapa pusat olahraga yang menyediakan sarana untuk para pelaku olahraga agar dapat melakukan olahraga sendiri dengan baik yang dilengkapi dengan fasilitas “full music”. Sarana ini dapat dinikmati oleh setiap orang yang ingin melakukan olahraga guna menjaga kesehatannya maupun orang yang ingin meningkatkan kebugaran tubuhnya dengan diiringi musik-musik relaksasi yang dapat menambah semangat dalam melakukan berbagai macam gerakan dan juga menenangkan pikiran.

Nama        : Rika Syinta Utami

NIM/BP   : 06793 / 08

Kelas        : NR-B

M. K.       : Dasar-dasar Metodologi Penelitian

Explore posts in the same categories: Punya bini-q

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: